Peran Entrepreneurial Competence Generasi Penerus Dalam Mengatasi Stagnasi Bisnis dan Meningkatkan Daya Saing Usaha Bakso

Isi Artikel Utama

Alif Irvansyah
Rina Madyasari
Alfin Nur Arifah
Ardhiansyah

Abstrak

Penelitian ini mengkaji peran entrepreneurial competence generasi penerus dalam mengatasi stagnasi bisnis dan meningkatkan daya saing usaha bakso keluarga di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan tiga informan kunci, yaitu pendiri usaha (Bapak Sukiyo) dan dua generasi penerus (Bapak Wawan dan Bapak Purwanto). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial competence generasi penerus relatif baik pada aspek identifikasi peluang dan operasional harian, namun masih lemah pada inovasi produk, pemasaran digital, dan literasi keuangan. Stagnasi usaha dipengaruhi oleh rendahnya inovasi, belum adanya pencatatan keuangan yang terstruktur, serta meningkatnya persaingan usaha kuliner lokal. Daya saing usaha tetap bertahan melalui keunggulan resep autentik dan loyalitas pelanggan lintas generasi. Stagnasi usaha menunjukkan indikasi krisis otonomi, yaitu kondisi ketika pengelolaan usaha masih cenderung terpusat pada pendiri sehingga ruang pengambilan keputusan dan pengembangan inovasi generasi penerus belum berjalan secara optimal.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles