Pengaruh Harga, Kebersihan, Dan Kenyamanan Terhadap Keputusan Konsumen Dalam Pembelian Sembako Di Pasar Modern (Studi Kasus: Pasar Maju Bersama)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kebersihan, dan kenyamanan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian sembako di Pasar Modern Maju Bersama. Sembako merupakan kebutuhan pokok rumah tangga yang dibeli secara rutin, sehingga keputusan konsumen dalam menentukan tempat pembelian dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan, termasuk harga, kondisi lingkungan pasar, dan kenyamanan berbelanja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan konsumen Pasar Maju Bersama sebagai objek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner dengan skala Likert. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian di Pasar Maju Bersama sebanyak 50 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian secara umum dapat digunakan, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,753 untuk 24 item pernyataan. Berdasarkan hasil regresi pada model penelitian, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dengan koefisien beta sebesar 0,532 dan signifikansi 0,000. Kebersihan berpengaruh signifikan dengan arah negatif dengan koefisien beta sebesar −0,410 dan signifikansi 0,001. Sementara itu, kenyamanan berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien beta sebesar 0,380 dan signifikansi 0,002. Temuan tersebut menunjukkan bahwa harga merupakan faktor yang paling dominan, kemudian kenyamanan dan kebersihan dalam memengaruhi keputusan konsumen di Pasar Maju Bersama.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Rincian Artikel
Referensi
Armaijn, et al. (2018). Kualitas produk dan pengaruhnya terhadap keputusan konsumen.
Harsono, I. (2024). Analisis komparatif harga produk sembako di pasar modern dan pasar tradisional terhadap daya beli masyarakat.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2014). Principles of Marketing. Pearson.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Marketing Management. Pearson.
Kurniawan, M., et al. (2020). Comparative analysis of consumer shopping behavior in food daily in modern market and traditional market: Case study Hypermart modern market and Tavip traditional market, Binjai City, North Sumatra.
Ningsih, T. A. (2022). Analisis perbandingan keputusan membeli di pasar tradisional dan modern.
Sembiring, et al. (2024). Kebersihan lingkungan dan kenyamanan konsumen.
Syaripudin. (2021). Konsep kenyamanan dalam aktivitas konsumen.
Vermila, C. W. (2016). Karakteristik konsumen rumah tangga dalam memilih tempat pembelian sembako di pasar modern dan tradisional.
Vita Nur Sihinda, V. N., Rasyidi, A. H., & Agusti, A. (2025). Analisis kenaikan harga dan kelangkaan sembako terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat. EKONOMIKA45: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan, 13(1), 763–779. https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v13i1.5544
Widiyani, Ciadi, Y. M., & Putra, B. A. (2025). Understanding shoppers’ decision-making process in traditional markets in Indonesia. Journal of Regional and City Planning, 36(1), 59–73. https://doi.org/10.5614/jpwk.2025.36.1.480
Pramudiana, I. K. A. D. (2007). Perubahan perilaku konsumtif masyarakat dari pasar tradisional ke pasar modern. 35–43.
Putra, A. M., & Asri, Z. (2021). Pasar Tradisional dan Pasar Modern di Kota Payakumbuh 2000-2020. Jurnal Kronologi, 3(4), 210–227. https://doi.org/10.24036/jk.v3i4.327
Putri Wulandari, D. (2019). Respon Pedagang Pada Revitalisasi Pasar Raya Padang Putri. 2(3), 251–259.