ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN PERBEDAAN PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM PETELUR PADA SKALA YANG BERBEDA (Studi Kasus di PT Cijangkar Makmur Suka Tungki).
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini menyoroti usaha peternakan ayam petelur di PT Cijangkar Makmur Suka Tungki yang memiliki skala produksi berbeda. Perbedaan skala produksi memengaruhi efisiensi biaya, daya saing, dan ketahanan terhadap fluktuasi harga serta risiko pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan struktur biaya dan pendapatan pada berbagai skala usaha serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi biaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan data dari empat unit usaha yang dipilih secara purposif. Data diperoleh melalui observasi langsung dan studi dokumentasi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pakan pada fase layer menjadi komponen terbesar, mencapai 73% dari total biaya. Skala usaha yang lebih besar cenderung mengurangi persentase biaya tenaga kerja terhadap total biaya. Pendapatan tertinggi dicapai oleh unit usaha C (14.000 ekor), dengan total pendapatan sebesar Rp. 2.834.200,136,- dalam satu siklus dan nilai R/C Ratio 1.484, menunjukkan efisiensi yang lebih baik dibandingkan unit lain. Semua unit memiliki R/C Ratio >1, menandakan keuntungan usaha. Kesimpulannya, skala usaha memengaruhi struktur biaya dan efisiensi pendapatan, di mana skala menengah (14.000 ekor) terbukti paling optimal dalam efisiensi ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan mampu dijadikan rujukan bagi pengelola usaha untuk mengoptimalkan efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan terutama peternakan ayam petelur.