BEDENGAN SEBAGAI TEKNIK BUDIDAYA YANG EFEKTIF UNTUK LAHAN RAWAN BANJIR: STUDI KASUS DI DESA HILIDUNDRA, KECAMATAN LOTU, KABUPATEN NIAS UTARA

Main Article Content

Arif Indra jaya Gea
Natalia Kristiani Lase

Abstract

Desa Hilidundra di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan banjir yang tinggi, terutama saat musim hujan. Kondisi ini menghambat produktivitas pertanian lokal yang sangat bergantung pada cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik bedengan dalam meningkatkan hasil budidaya tanaman di lahan yang rawan tergenang air. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara petani, dan eksperimen pertumbuhan tanaman pada dua sistem lahan: menggunakan bedengan dan tanpa bedengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bedengan mampu meningkatkan efisiensi drainase, mengurangi kerusakan tanaman akibat genangan, dan secara signifikan meningkatkan produktivitas pertanian. Teknik ini direkomendasikan sebagai solusi adaptasi yang relevan dan aplikatif untuk lahan pertanian di daerah tropis yang rentan terhadap banjir.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles