ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN USAHATANI JERUK MANIS (Citrus sinensis L) di DESA PANRIBUAN KECAMATAN DOLOK SILAU KABUPATEN SIMALUNGUN

Main Article Content

Lathifah Humairoh
Bambang hermanto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani jeruk manis, saluran pemasaran, margin, efisiensi pemasaran dan farmer's share jeruk manis di Desa Panribuan Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel petani jeruk manis yaitu metode purposive sampling (secara sengaja) dengan populasi 800 petani, sehingga peneliti mengecilkan populasi mengggunakan rumus slovin dan persentase kelonggaran yang digunakan 10% dan hasilnya menjadi 89 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usahatani jeruk manis di Desa Panribuan Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun yaitu sebesar Rp.4.696.000.000/ha/tahun, sedangkan rata-rata total biaya pada usahatani jeruk manis yaitu sebesar Rp.1.387.792.727/ha/tahun. Untuk rata-rata pendapatan petani jeruk manis di Desa Panribuan yaitu sebesar Rp. 37.170.868/ha/tahun. Nilai R/C ratio sebesar 3,38%, yang artinya nilai R/C ratio lebih besar dari satu (R/C ratio > 1). Nilai B/C ratio sebesar 2,38%, yang artinya nilai B/C ratio lebih besar dari satu (B/C ratio > 1). Biaya pemasaran pada saluran pemasaran I yaitu Rp.3.900/kg, pada saluran pemasaran II yaitu Rp.3.100/kg dan pada saluran pemasaran III Rp.2.100/kg. Keuntungan pemasaran pada saluran I sebesar Rp. 3.100/kg, pada saluran II sebesar Rp. 1.400/kg dan pada saluran III sebesar Rp. 1.100/kg. Efisiensi pemasaran menunjukkan bahwa saluran III (Ep = 20,95%) lebih efisien dibandingkan saluran I (Ep = 22,94%) dan dibandingkan saluran II (Ep = 31,25%). Farmer’s share pada saluran pemasaran I yaitu 47,05%, saluran pemasaran II yaitu 50,00% dan saluran pemasaran III yaitu 47,90%. Sehingga usahatani jeruk manis ini layak untuk terus dilanjutkan.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Agromedia.2020. Bertanam Jeruk di dalam pot dan di kebun. Jakarta (ID): Agromedia Pustaka.
Direktur Jenderal Hortikultura. (2017). Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Pertanian.
Suriaatmaja, M. E. (2020). Analisis Efisien Tata Niaga Komoditas Holtikultura (Studi Kasus Sub Terminal Agribisnis Pasar Mantung, Kabupaten Malang). Media Sains 8 (2) :1-12.
Multifiah. 2022. Teori Ekonomi Mikro. Malang : UB Press.