PELATIHAN IDENTIFIKASI KARANG HIAS BERBASIS SIMULASI DAN PRAKTIK LAPANGAN BAGI CALON ALUMNI DI TAMAN PENDIDIKAN LAUT BINTANG SAMUDERA, DESA SAWAPUDO, KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA PELATIHAN IDENTIFIKASI KARANG HIAS BERBASIS SIMULASI DAN PRAKTIK LAPANGAN BAGI CALON ALUMNI DI TAMAN PENDIDIKAN LAUT BINTANG SAMUDERA, DESA SAWAPUDO, KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kemampuan mengidentifikasi karang merupakan salah satu kompetensi penting bagi mahasiswa bidang ilmu kelautan karena mendukung kegiatan pemantauan ekosistem, konservasi terumbu karang, rehabilitasi, dan pengembangan budidaya karang hias yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman lapangan kepada mahasiswa dalam mengenali bentuk pertumbuhan serta karakter visual karang yang berpotensi dikembangkan sebagai karang hias. Kegiatan dilaksanakan di Taman Pendidikan Laut Bintang Samudera, Desa Sawapudo, melalui dua tahapan utama, yaitu simulasi pengenalan karang di darat dan praktik identifikasi langsung di perairan. Simulasi dilaksanakan melalui pemaparan materi, pengenalan bentuk pertumbuhan karang, penggunaan lembar identifikasi, teknik dokumentasi, dan pengarahan keselamatan. Praktik lapangan melibatkan empat tim penyelam dengan anggota masing-masing empat mahasiswa, sehingga jumlah peserta penyelaman sebanyak 16 orang, yang didampingi oleh asisten penyelam. Mahasiswa yang belum memiliki kemampuan menyelam secara stabil melakukan identifikasi pada zona intertidal dengan pendampingan dosen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menemukan, mengamati, dan mendokumentasikan beberapa morfotipe karang yang berpotensi sebagai karang hias, terutama karang dengan bentuk pertumbuhan bercabang dan bercabang membentuk meja atau tabular. Kegiatan juga meningkatkan ketertarikan mahasiswa terhadap teknik transplantasi, budidaya karang hias, konservasi, serta peluang kewirausahaan kelautan. Kegiatan lanjutan perlu dilakukan secara terjadwal dengan penambahan evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan, katalog foto, serta pemantauan pertumbuhan karang agar peningkatan kompetensi peserta dapat diukur secara kuantitatif.