COASTAL CLEAN UP BERSAMA SISWA/I SD DAN SMP SEBAGAI PEWARIS LINGKUNGAN DALAM MENJAGA EKOSISTEM PESISIR SEBAGAI IMPLEMENTASI SDG'S 14

Isi Artikel Utama

Asriyana
Dedy Oetama
Haslianti
Chairun Annisa Aryanti
Wa Jali
Adi Imam Wahyudi

Abstrak

Jumlah sampah plastik yang mencemari perairan Indonesia mencapai 400.000 ton per tahun, yang menegaskan bahwa manusia adalah sumber utama sampah ini. Mikroplastik berdampak serius terhadap kehidupan laut yang menelannya. Pencegahan dini sangat penting dengan mengurangi sampah plastik melalui inisiatif seperti pembersihan pantai. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 14 (Life Below Water) untuk meningkatkan keberlanjutan ekosistem laut dan perikanan. Kegiatan ini berlangsung di pantai Lalowaru, Konawe Selatan, dengan peserta dari siswa SDN 4 Moramo Utara dan SMPN 37 Moramo. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan sekolah, persiapan peralatan, pembagian kelompok, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dimulai dengan sesi penyuluhan bagi siswa mengenai pentingnya melindungi ekosistem laut, dilanjutkan dengan kegiatan pembersihan pantai untuk mengumpulkan sampah anorganik menggunakan kantong sampah. Sebagian besar sampah terdiri dari kemasan makanan plastik. Sampah yang dikumpulkan kemudian ditimbang. Sebagian besar peserta ikut serta dalam kegiatan pembersihan pantai dengan antusias. Mereka menunjukkan pemahaman mereka dengan menjelaskan dan memberikan contoh konsekuensi kerusakan pada ekosistem tersebut. Oleh karena itu, Pendidikan laut yang berkelanjutan, baik melalui saluran formal maupun non-formal, sangat penting sebagai langkah menuju dukungan terhadap pembangunan laut yang berkelanjutan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles