Peracikan Bahan Alam Menjadi Minuman Tradisional (Jamu) untuk Meningkatkan Imun Tubuh dalam Pencegahan COVID-19: Program Pengabdian Masyarakat di Desa Bajuran Bondowoso

Isi Artikel Utama

Iklil Hasbiallah
Andi Susanto
Samrotul Widad

Abstrak

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap pandemi COVID-19 yang berdampak pada kesehatan masyarakat, termasuk di Desa Bajuran, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso. COVID-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan sehingga diperlukan upaya pencegahan yang mudah, murah, dan dapat diterapkan oleh masyarakat. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh melalui konsumsi minuman herbal berbahan rempah-rempah. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pembuatan dan pemanfaatan jamu herbal berbahan jahe, temulawak, kunyit, serai, kayu manis, dan gula aren untuk meningkatkan imunitas tubuh. Metode pelaksanaan meliputi perizinan kegiatan, pengadaan bahan baku, proses pembuatan jamu secara tradisional, pengemasan produk, pendistribusian kepada masyarakat, serta evaluasi melalui dokumentasi dan testimoni. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan, mulai Maret hingga Juli 2022, dengan sasaran warga Desa Bajuran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat terhadap program yang dilaksanakan. Pembagian jamu herbal secara gratis mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh selama pandemi. Keberhasilan program didukung oleh kerja sama tim, dukungan pemerintah desa, dan antusiasme warga. Secara keseluruhan, program ini berhasil membantu masyarakat memanfaatkan rempah-rempah sebagai upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles