Bentuk Pemberdayaan UMKM Dalam Melakukan Pendampingan di Rumah BUMN Semarang

Isi Artikel Utama

Asfarina Adha Rahmayanti
Alistya Putri
Meddiati Fajri Putri
Denny Yuda Kurniawan

Abstrak

Pemberdayaan UMKM membutuhkan pendampingan yang tidak berhenti pada pelatihan singkat, tetapi perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas usaha secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pemberdayaan UMKM dalam kegiatan pendampingan di Rumah BUMN Semarang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat, pelatihan, konsultasi, dan advokasi melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pendampingan, praktik langsung, serta evaluasi luaran. Subjek kegiatan adalah pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Semarang yang membutuhkan penguatan dalam aspek legalitas, manajemen usaha, branding produk, pemasaran digital, pencatatan keuangan sederhana, dan akses jejaring pasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bentuk pemberdayaan yang relevan meliputi pemetaan masalah usaha, pelatihan tematik, klinik bisnis, pendampingan praktik digital, fasilitasi legalitas, serta penguatan jejaring kolaboratif. Pendampingan juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih siap mengelola identitas produk, membuat konten promosi, menggunakan kanal digital, dan menyusun rencana pengembangan usaha. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Rumah BUMN Semarang dapat menjadi ruang inkubasi yang memperkuat kemandirian dan daya saing UMKM melalui pendampingan terstruktur, partisipatif, dan berkelanjutan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles