PENERAPAN METODE DESIGN THINKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SEKOLAH DASAR
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa di SD Negeri 3 Renon, Denpasar, melalui penerapan kerangka kerja Design Thinking. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya kemampuan siswa dalam berpikir kreatif serta menyusun solusi terhadap permasalahan pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan 50 siswa kelas 5 dan dilaksanakan dalam empat sesi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan siswa secara aktif dalam lima tahapan Design Thinking, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui aktivitas terstruktur yang mendorong siswa mengidentifikasi masalah, mengembangkan ide, serta merancang dan menguji solusi sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi dan rubrik penilaian kreativitas. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata kreativitas siswa dari 62 (kategori cukup) menjadi 81 (kategori baik). Selain itu, sebanyak 85% siswa menunjukkan peningkatan dalam keberanian menyampaikan pendapat dan kemampuan menghasilkan ide inovatif. Dengan demikian, penerapan Design Thinking terbukti efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar serta berpotensi menjadi pendekatan pembelajaran yang inovatif