Upaya Peningkatan Daya Saing Wirausaha Pemula di Kota Solok Melalui Pelatihan Manajemen Usaha

Isi Artikel Utama

Dimas Perdana Oskar
Jum’adil Dwi Zulstra

Abstrak

Abstrak


Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini difokuskan pada penguatan daya saing wirausaha pemula di Kota Solok sebagai respons terhadap meningkatnya minat masyarakat pada kewirausahaan akibat terbatasnya kesempatan kerja formal. Meskipun potensi usaha di Kota Solok cukup besar, kemampuan manajerial wirausaha pemula masih belum sepenuhnya selaras dengan tuntutan pasar yang semakin kompetitif. Permasalahan yang umum dihadapi meliputi lemahnya perencanaan usaha, ketidaktepatan dalam perhitungan harga pokok penjualan, rendahnya pemanfaatan pemasaran digital, serta belum jelasnya strategi bisnis dan target pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha melalui pelatihan yang mencakup perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran berbasis teknologi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manajemen usaha, di mana sekitar 82% peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam menyusun rencana bisnis, 76% peserta lebih memahami perhitungan harga pokok penjualan, serta 79% peserta mulai mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Selain itu, sekitar 85% peserta menunjukkan peningkatan komitmen dan kesiapan dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong wirausaha pemula untuk tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan di tingkat lokal.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles
##submission.authorBiography##

##submission.authorWithAffiliation##

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini difokuskan pada penguatan daya saing wirausaha pemula di Kota Solok sebagai respons terhadap meningkatnya minat masyarakat pada kewirausahaan akibat terbatasnya kesempatan kerja formal. Meskipun potensi usaha di Kota Solok cukup besar, kemampuan manajerial wirausaha pemula masih belum sepenuhnya selaras dengan tuntutan pasar yang semakin kompetitif. Permasalahan yang umum dihadapi meliputi lemahnya perencanaan usaha, ketidaktepatan dalam perhitungan harga pokok penjualan, rendahnya pemanfaatan pemasaran digital, serta belum jelasnya strategi bisnis dan target pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha melalui pelatihan yang mencakup perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan sederhana, dan strategi pemasaran berbasis teknologi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manajemen usaha, di mana sekitar 82% peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam menyusun rencana bisnis, 76% peserta lebih memahami perhitungan harga pokok penjualan, serta 79% peserta mulai mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Selain itu, sekitar 85% peserta menunjukkan peningkatan komitmen dan kesiapan dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong wirausaha pemula untuk tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan di tingkat lokal.