Strategi Ketahanan Ekonomi Guru PAUD melalui Kewirausahaan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rendahnya penghasilan guru PAUD saat ini disebabkan oleh pemberian gaji guru yang hanya dibiayai oleh pihak sekolah, karena mereka hanya diangkat oleh kepala sekolah. Kewajiban dan beban kerja guru PAUD yang hampir sama dengan guru ASN tidak sepadan dengan pendapatan dan semangat pengabdian yang dijalankan dengan gaji yang diterimanya, bahkan yang diterima lebih kecil dari gaji buruh. Kondisi ini membuat para guru PAUD terus berjuang agar mendapatkan penghasilan yang layak dan berharap dapat mencapai kesejahteraan yang baik. Penelitian ini bertujuan diantaranya: 1) untuk mengetahui strategi guru PAUD, khususnya di Kabupaten Bandung, dalam menjalankan perannya sebagai wirausaha, 2) mengetahui aktivitas guru PAUD dalam menghadapi ketahanan ekonomi melalui jalan usahanya, dan 3) untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru PAUD saat menjalani wirausaha, dan dampaknya terhadap penghasilan guru PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif naturalistik. Sumber datanya terdiri dari 7 orang responden guru PAUD yang berwirausaha dari 3 lembaga PAUD yang tergabung dalam komunitas Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAUD yang berwirausaha mempunyai ketahanan ekonomi yang lebih baik, namun terdapat kendala yang ditemukan, yaitu peralatan dan pemasaran yang masih kurang menunjang, sehingga diperlukan pengembangan strategi usaha melalui digital marketing dan strategi khusus lainnya agar usaha semakin meningkat.