STRATEGI PENGELOLAAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG SEHAT DI WILAYAH PESISIR: STUDI KASUS DI SDN 107427 PEMATANG GUNUNG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kebersihan lingkungan sekolah merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang sehat dan nyaman. Lingkungan yang kotor dapat menjadi sumber penyakit serta menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi siswa. Penyuluhan ini dilaksanakan sebagai respons atas berbagai masalah kesehatan lingkungan yang ditemukan di SDN 107427 Pematang Gunung. Berdasarkan survei awal dan analisis situasi, masalah utama yang dihadapi adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan yang berdampak pada kenyamanan dan kesehatan lingkungan belajar.Kelompok mahasiswa kesehatan masyarakat melakukan kegiatan ini dengan cara yang edukatif dan partisipatif. Jenis kegiatan mencakup penyediaan materi menggunakan media visual, kuis interaktif, memilah sampah, membuat ice breaking, dan menyediakan tempat sampah terpilah yang dibuat secara kreatif. Siswa diberikan tes sebelumnya dan setelah penyuluhan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan perilaku. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa semakin menyadari kebersihan lingkungan sekolah. Salah satunya adalah peningkatan jumlah siswa yang menyadari keberadaan sampah berserakan (dari 63% menjadi 84%) dan peningkatan perilaku mengingatkan teman (dari 83% menjadi 93%). Selain itu, perilaku negatif seperti menulis di tembok dan meja juga berkurang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebiasaan bersih dan sehat di sekolah dapat dibentuk dengan cara yang menyenangkan dan melibatkan siswa secara aktif. Diharapkan kegiatan seperti ini akan dilakukan lagi untuk memperkuat budaya bersih di lingkungan pendidikan.