INTEGRASI MAGGOT BSF DAN LELE BERBASIS LIMBAH LADANG UNTUK USAHA TANI

Isi Artikel Utama

Maria Ulfah
Azrita
Dessi Mufti
Yusra

Abstrak

Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Kelompok Tani Landia Saiyo Sahati di Kanagarian Koto Tinggi untuk menjawab persoalan limbah organik pascapanen yang selama ini cenderung dibiarkan membusuk sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan memperlambat pemanfaatan ulang lahan. Program berfokus pada pengembangan usaha terintegrasi maggot dan ikan lele berbasis limbah ladang, dengan tujuan memanfaatkan limbah organik sebagai pakan maggot serta menjadikan maggot sebagai pakan ikan lele guna menekan biaya produksi dan membuka peluang ekonomi produktif. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, sosialisasi, pelatihan teknis budidaya maggot dan lele, penerapan teknologi, serta pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan kelompok tani mampu menjalankan satu siklus produksi maggot; sebagian besar dimanfaatkan sebagai pakan lele dan sekitar 15% dialokasikan untuk pembibitan maggot. Produk lele hasil budidaya mulai dipasarkan melalui jalur tradisional setempat, dan respon mitra sangat positif dengan 91,2% peserta menyatakan kegiatan sangat menambah pengetahuan serta keterampilan. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan ekonomi hijau melalui pengurangan limbah organik sekaligus penciptaan sumber pendapatan baru berbasis usaha terintegrasi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles