BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS TINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN LITERASI ANAK DESA KUDADEPA

Main Article Content

dina indriani atikah
Hana Supratna
Hardi Humaedi
Aghni Raihan
Jafira Nur Asria

Abstract

This community service program aims to improve the English language skills of children in Kudadepa Village, who face challenges in accessing English language learning. The lack of educational facilities and infrastructure, as well as the limited number of teachers, are some of the barriers. Through a fun and interactive learning approach, this program strives to enhance speaking, listening, reading, and writing skills in English among the children of Kudadepa Village over the course of 5 weeks. The methods used include language games, singing, and demonstrations. Evaluation results show improvements in speaking and reading skills. Additionally, the program successfully boosted students' confidence and motivation to learn. The success of this program highlights the importance of broader access to quality English language education for children in rural areas.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
atikah, dina indriani, Hana Supratna, Hardi Humaedi, Aghni Raihan, & Jafira Nur Asria. (2025). BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS TINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN LITERASI ANAK DESA KUDADEPA. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 16-23. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v9i2.4503
Section
Articles
Author Biographies

dina indriani atikah

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di Desa Kudadepa yang menghadapi kendala dalam mengakses pembelajaran bahasa Inggris. Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, serta terbatasnya tenaga pengajar menjadi salah satu faktor penghambat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, program ini berupaya meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris pada anak Desa Kudadepa selama 5 minggu. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, Bernyanyi, dan Demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada kemampuan berbicara dan pada kemampuan membaca. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya akses yang lebih luas terhadap pembelajaran bahasa Inggris berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.

Hana Supratna

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di Desa Kudadepa yang menghadapi kendala dalam mengakses pembelajaran bahasa Inggris. Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, serta terbatasnya tenaga pengajar menjadi salah satu faktor penghambat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, program ini berupaya meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris pada anak Desa Kudadepa selama 5 minggu. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, Bernyanyi, dan Demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada kemampuan berbicara dan pada kemampuan membaca. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya akses yang lebih luas terhadap pembelajaran bahasa Inggris berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.

Hardi Humaedi

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di Desa Kudadepa yang menghadapi kendala dalam mengakses pembelajaran bahasa Inggris. Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, serta terbatasnya tenaga pengajar menjadi salah satu faktor penghambat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, program ini berupaya meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris pada anak Desa Kudadepa selama 5 minggu. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, Bernyanyi, dan Demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada kemampuan berbicara dan pada kemampuan membaca. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya akses yang lebih luas terhadap pembelajaran bahasa Inggris berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.

Aghni Raihan

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di Desa Kudadepa yang menghadapi kendala dalam mengakses pembelajaran bahasa Inggris. Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, serta terbatasnya tenaga pengajar menjadi salah satu faktor penghambat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, program ini berupaya meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris pada anak Desa Kudadepa selama 5 minggu. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, Bernyanyi, dan Demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada kemampuan berbicara dan pada kemampuan membaca. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya akses yang lebih luas terhadap pembelajaran bahasa Inggris berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.

Jafira Nur Asria

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di Desa Kudadepa yang menghadapi kendala dalam mengakses pembelajaran bahasa Inggris. Kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, serta terbatasnya tenaga pengajar menjadi salah satu faktor penghambat. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, program ini berupaya meningkatkan kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis bahasa Inggris pada anak Desa Kudadepa selama 5 minggu. Metode yang digunakan meliputi permainan bahasa, Bernyanyi, dan Demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada kemampuan berbicara dan pada kemampuan membaca. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya akses yang lebih luas terhadap pembelajaran bahasa Inggris berkualitas bagi anak-anak di daerah pedesaan.