Desain Didaktis Berorientasi Masalah untuk Mengatasi Learning Obstacle Konsep Bilangan pada Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi learning obstacle pada konsep bilangan, mengembangkan desain didaktis berorientasi masalah, dan mendeskripsikan perubahan pemahaman mahasiswa calon guru sekolah dasar setelah implementasi. Penelitian menggunakan Didactical Design Research dengan dukungan analisis kuantitatif deskriptif. Analisis prospektif melibatkan 25 mahasiswa kelas 4A untuk mengidentifikasi hambatan belajar, sedangkan analisis metapedadidaktik dilakukan pada 30 mahasiswa kelas 4B melalui implementasi desain. Data diperoleh dari tes diagnostik, pretest-posttest, dokumentasi jawaban, dan catatan proses pembelajaran. Hambatan yang teridentifikasi meliputi keterbatasan pemahaman makna operasi bilangan, kesulitan mentransformasikan masalah kontekstual ke representasi matematika, ketidaktepatan memilih strategi, dan ketergantungan pada prosedur contoh. Desain didaktis memadukan masalah kontekstual, representasi visual dan manipulatif, diskusi kolaboratif, perbandingan strategi, serta refleksi. Rata-rata kelas 4A meningkat dari 50 menjadi 65 dengan N-gain 0,30, sedangkan kelas 4B meningkat dari 52 menjadi 82 dengan N-gain 0,63. Kedua nilai berada pada kategori sedang, tetapi peningkatan kelas implementasi lebih tinggi. Temuan menunjukkan bahwa desain didaktis berorientasi masalah berpotensi mengurangi hambatan belajar dan memperkuat pemahaman konsep bilangan secara deskriptif.