JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2BS <p style="text-align: justify;">JP2BS is a high-quality open access research journal published by Institute for Research and Community Service of Muslim Nusantara Al Washliyah University (LP2MUMNAW). JP2BS receives research articles written by researchers, teachers, students, academics, professionals, and practitioners, this journal is published every April and October with e-ISSN. <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1458128682" target="_blank" rel="noopener">2502-9592</a>-p-ISSN. <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1458128192" target="_blank" rel="noopener">2502-9584</a>. <a href="https://search.crossref.org/?q=2502-9592" target="_blank" rel="noopener">DOI.&nbsp;10.32696/kjhsd</a></p> <p>Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah email. jp2bs@umnaw.ac.id website. lp2m-umnaw.ac.id</p> <p><a href="https://drive.google.com/file/d/1nBQiQM5wI6lnpn1iOVJ0ARCjbmPMdZwD/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">TERAKEDITASI DIKTI NOMOR. 28/E/KPT/2019</a></p> LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah en-US JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA 2502-9584 SATUAN EKSPRESI METAFORIS DALAM LAGU “HATI-HATI DI JALAN” KARYA TULUS https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2BS/article/view/6616 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji satuan ekspresi metaforis yang terdapat dalam lirik lagu “Hati-hati di Jalan” karya Tulus. Lirik lagu diposisikan sebagai teks sastra yang menggunakan bahasa kiasan untuk menyampaikan makna dan pengalaman emosional secara tidak langsung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa penggalan lirik lagu yang mengandung ungkapan metaforis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan metafora berdasarkan satuan bahasa, yaitu kata, frasa, klausa, dan kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora dalam lagu&nbsp;“Hati-hati&nbsp;di&nbsp;Jalan” diwujudkan&nbsp;dalam&nbsp;berbagai&nbsp;satuan ekspresi metaforis yang menggambarkan perjalanan hubungan percintaan, seperti pertemuan, kebersamaan, hingga perpisahan. Satuan ekspresi metaforis tersebut digunakan untuk merepresentasikan perasaan kehilangan, keikhlasan, dan doa secara implisit. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan&nbsp;metafora&nbsp;dalam&nbsp;berbagai&nbsp;satuan&nbsp;bahasa&nbsp;berperan&nbsp;penting&nbsp;dalam memperkuat penyampaian makna dan emosi dalam lirik lagu sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami secara efektif oleh pendengar.</p> Diah Ayu Kusuma Wardany Miswa Badriyatus Syita' Sesa Putri Anggraini Copyright (c) 2026 Diah Ayu Kusuma Wardany, Miswa Badriyatus Syita', Sesa Putri Anggraini https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-29 2026-10-29 11 2 100 107 10.32696/jp2bs.v11i2.6616 PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 ANGKOLA SELATAN https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2BS/article/view/6721 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project-Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian ini berjumlah 28 siswa dari kelas VIII<sup>3</sup> yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk variabel model PjBL dan tes unjuk kerja untuk kemampuan menulis cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PjBL berada pada kategori "Sangat Baik" dengan rata-rata 4,32. Rata-rata nilai kemampuan menulis cerpen siswa meningkat secara signifikan dari 48,03 (kategori Gagal) pada pretest menjadi 72,57 (kategori Baik) pada posttest. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji-t, diperoleh nilai t<sub>hitung </sub>sebesar 10,85 yang lebih besar dari t<sub>tabel</sub> sebesar 2,052 pada taraf signifikansi 5% (t<sup>hitung</sup> &gt; t<sup>tabe</sup><sup>l</sup>). Dengan demikian, H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a</sub> diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan model Project-Based Learning berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Selatan.</p> Devi Hernika, Mina Syanti, Anni Rahimah Copyright (c) 2026 Devi Hernika, Mina Syanti, Anni Rahimah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-29 2026-10-29 11 2 108 113 10.32696/jp2bs.v11i2.6721 PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH WILAYAH 3T : STUDI KASUS SMP NEGERI 3 HILIDUHO https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2BS/article/view/6922 <p>Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) menghadapi berbagai tantangan akibat kesenjangan mutu pendidikan dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika yang dihadapi guru dan siswa, menganalisis faktor penyebabnya, serta mengetahui upaya penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, serta siswa kelas VII dan VIII, lalu dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika utama meliputi rendahnya pemahaman teks bacaan, minimnya minat baca, kurangnya partisipasi aktif siswa, serta kesulitan berbicara dan menulis menggunakan Bahasa Indonesia baku. Faktor penyebabnya didorong oleh kondisi geografis 3T yang memicu keterbatasan sarana dan teknologi, dominasi penggunaan bahasa daerah (Bahasa Nias) dalam keseharian, minimnya bahan bacaan, serta belum optimalnya lingkungan belajar di rumah. Kesimpulannya, hambatan pembelajaran Bahasa Indonesia di daerah 3T dapat diatasi melalui penerapan pendekatan kontekstual, diskusi kelompok, pembimbingan literasi bertahap, serta pemanfaatan media pembelajaran sederhana dengan dukungan pembiasaan literasi dari pihak sekolah.</p> Refisiska Gulo, Noveri Amal jaya Harefa, Noibe Halawa,Lestari Waruwu Copyright (c) 2026 Refisiska Gulo, Noveri Amal jaya Harefa, Noibe Halawa,Lestari Waruwu https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-29 2026-10-29 11 2 114 119 10.32696/jp2bs.v11i2.6922 ALIH KODE PADA KANAL YOUTUBE NIHONGO MANTAPPU BERSAMA WASEDABOYS https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2BS/article/view/6701 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk alih kode serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya dalam kanal YouTube Nihongo Mantappu bersama Waseda Boys. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi melalui teknik simak dan pencatatan. Sumber data penelitian berasal dari tiga video YouTube yang menampilkan interaksi antara para penutur dalam berbagai situasi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis alih kode yang paling banyak ditemukan adalah alih kode eksternal, yaitu peralihan penggunaan bahasa Indonesia, Jepang, dan Inggris dalam percakapan. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti penyesuaian terhadap mitra tutur, perubahan situasi komunikasi, topik yang sedang dibahas, serta kebutuhan untuk memperlancar proses interaksi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa alih kode merupakan strategi komunikasi yang lazim digunakan dalam media digital untuk mendukung efektivitas penyampaian pesan. Selain itu, penggunaan beberapa bahasa secara bergantian mencerminkan kemampuan multilingual para penutur dalam menyesuaikan pilihan bahasa sesuai dengan konteks komunikasi yang dihadapi.Kata kunci: alih kode, alih kode eksternal, sosiolinguistik, komunikasi digital, multilingualisme</p> <p>This study aims to examine the types of code-switching and the factors influencing their use on the Nihongo Mantappu YouTube channel featuring Waseda Boys. This research employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation using listening and note-taking techniques. The data were obtained from three YouTube videos that featured interactions among speakers in various communicative situations. The findings reveal that the most dominant type of code-switching is external code-switching, involving the alternation between Indonesian, Japanese, and English in conversations. This phenomenon is influenced by several factors, including adaptation to interlocutors, changes in communicative situations, the topics being discussed, and the need to facilitate interaction. The results indicate that code-switching is a common communication strategy used in digital media to enhance the effectiveness of message delivery. Furthermore, the alternating use of multiple languages reflects the speakers' multilingual competence in selecting language choices appropriate to different communicative contexts.<br>Keywords: code-switching, external code-switching, sociolinguistics, digital communication, .multilingualism,</p> Vera Herawati, Maria Alkaila Agustina, Ristan Kenedi Nabila Azzahra, Ulfa Julianti Copyright (c) 2026 Vera Herawati, Maria Alkaila Agustina, Ristan Kenedi, Nabila Azzahra, Ulfa Julianti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-10-30 2026-10-30 11 2 120 129 10.32696/jp2bs.v11i2.6701