KONSTRUKSI MAKNA KALINDAQDAQ DALAM INTERAKSI SIMBOLIK MASYARAKAT MANDAR: STUDI FENOMENOLOGI DI KABUPATEN MAJENE
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kalindaqdaq Mandar di Kabupaten Majene serta mengungkap makna syair kalindaqdaq bagi masyarakat Mandar di Kabupaten Majene. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menganalisis pemaknaan masyarakat terkait syair kalindaqdaq. Sumber data penelitian adalah Pakkalindaqdaq Mandar berjumlah dua orang, kemudian masyarakat Mandar di Kabupaten Majene berjumlah enam orang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan sebelumnya diolah dan dianalisis menggunakan empat tahapan dalam penelitian fenomenologi yaitu horizonalisasi, deskripsi tekstural, deskripsi struktural, dan gambaran makna akan fenomena. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil; syair kalindaqdaq dilihat dari aspek kebahasaan, menggunakan bahasa Mandar yaitu bahasa sehari-hari masyarakat Mandar di Kabupaten Majene dengan memakai simbol-simbol sebagai kiasan yang menunjukkan kedalaman maknanya. Kedua syair kalindaqdaq ditinjau dari aspek pemaknaan, syair kalindaqdaq dimaknai oleh masyarakat Mandar sebagai ungkapan perasaan berdasarkan pengalaman, latar belakang, konteks, waktu, dan tempat masing-masing individu. Ketiga syair kalindaqdaq ditinjau dari aspek pikiran atau spirit tindakan, syair kalindaqdaq menumbuhkan kesadaran individu untuk melakukan pengkajian makna syair kalindaqdaq secara mendalam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat secara umum, dan masyarakat Mandar di Kabupaten Majene secara khusus, bahwa syair kalindaqdaq mengandung nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan. Serta diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan, khususnya di bidang ilmu komunikasi, sosial, dan budaya.
Kata kunci: Syair, kalindaqdaq Mandar, fenomenologi.