JURNAL AGRO NUSANTARA https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN <p style="text-align: justify;">Jurnal Agronusantara merupakan Jurnal Fakultas Pertanian Jurusan Agribisnis Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah. Jurnal ini khusus memuat kajian ilmiah yang berkaitan dengan konsep strategi pengembangan pasar, prilaku konsumen, kajian usahatani, peningkatan pendapatan petani,Teknologi dan Pengolahan bidang pertanian, Budidaya Tanaman, Manajemen Perkebunan dan Hortikultura, Sumberdaya Pangan, Bisnis dan Wirausaha, Ekonomi Pertanian, Sistem Informasi Manajemen Agribisnis.</p> <p style="text-align: justify;">Jurnal ini akan terbit dua kali dalam satu tahun di bulan Maret dan September. Selain itu Jurnal dapat mendukung kegiatan keilmiahan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Agribisnis dan juga para dosen UMN Al Washliyah, dosen dari luar UMN Al Washliyah, bahkan dari luar provinsi dan luar negeri.</p> Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah en-US JURNAL AGRO NUSANTARA 2798-6381 BEDENGAN SEBAGAI TEKNIK BUDIDAYA YANG EFEKTIF UNTUK LAHAN RAWAN BANJIR: STUDI KASUS DI DESA HILIDUNDRA, KECAMATAN LOTU, KABUPATEN NIAS UTARA https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/5019 <p class="BodyAbstract">Desa Hilidundra di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan banjir yang tinggi, terutama saat musim hujan. Kondisi ini menghambat produktivitas pertanian lokal yang sangat bergantung pada cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik bedengan dalam meningkatkan hasil budidaya tanaman di lahan yang rawan tergenang air. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara petani, dan eksperimen pertumbuhan tanaman pada dua sistem lahan: menggunakan bedengan dan tanpa bedengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bedengan mampu meningkatkan efisiensi drainase, mengurangi kerusakan tanaman akibat genangan, dan secara signifikan meningkatkan produktivitas pertanian. Teknik ini direkomendasikan sebagai solusi adaptasi yang relevan dan aplikatif untuk lahan pertanian di daerah tropis yang rentan terhadap banjir.</p> Arif Indra jaya Gea Natalia Kristiani Lase Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 87 92 10.32696/jan.v5i2.5019 PENGARUH KOMBINASI FOSFAT ALAM DENGAN PUPUK NITROGEN DAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L) https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/5018 <p><em>Phosphorus is one of the essential macronutrients that plays a crucial role in the growth and productivity of maize (Zea mays L.). The use of natural phosphate as an alternative phosphorus source, when combined with nitrogen (urea) and potassium (KCl) fertilizers, has the potential to enhance crop yield. This study aimed to evaluate the effect and determine the optimal dosage of natural phosphate in combination with urea and KCl on the growth and yield of maize. The experiment was conducted from February to May 2025 using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with the following treatments: A (control), B (single NPK), C; (1/4 P) + NK, D; (1/2 P) + NK, E; (3/4 P) + NK, F; (1 P) + NK, G; (1&nbsp; 1/4 P) + NK, H; (1 1/2 P) + NK, I; (1 3/4 P) + NK dan J; (2 P) + NK. The results showed that the combination of natural phosphate with urea and KCl had a significant effect on all growth parameters and corn yields. The highest results were obtained by providing 225 kg/ha of natural phosphate, 300 kg/ha of urea, and 150 kg/ha of KCl, with a corn yield of 16.04 tons/ha</em><em>.</em></p> Eso Solihin Rija Sudirja Stefina Liana Sari Anni Yuniarti Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 93 102 10.32696/jan.v5i2.5018 ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN PERBEDAAN PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM PETELUR PADA SKALA YANG BERBEDA (Studi Kasus di PT Cijangkar Makmur Suka Tungki). https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/4817 <p><em>Penelitian ini menyoroti usaha peternakan ayam petelur di PT Cijangkar Makmur Suka Tungki yang memiliki skala produksi berbeda. Perbedaan skala produksi memengaruhi efisiensi biaya, daya saing, dan ketahanan terhadap fluktuasi harga serta risiko pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan struktur biaya dan pendapatan pada berbagai skala usaha serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi biaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan data dari empat unit usaha yang dipilih secara purposif. Data diperoleh melalui observasi langsung dan studi dokumentasi laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pakan pada fase layer menjadi komponen terbesar, mencapai 73% dari total biaya. Skala usaha yang lebih besar cenderung mengurangi persentase biaya tenaga kerja terhadap total biaya. Pendapatan tertinggi dicapai oleh unit usaha C (14.000 ekor), dengan total pendapatan sebesar Rp. 2.834.200,136,- dalam satu siklus dan nilai R/C Ratio 1.484, menunjukkan efisiensi yang lebih baik dibandingkan unit lain. Semua unit memiliki R/C Ratio &gt;1, menandakan keuntungan usaha. Kesimpulannya, skala usaha memengaruhi struktur biaya dan efisiensi pendapatan, di mana skala menengah (14.000 ekor) terbukti paling optimal dalam efisiensi ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan mampu dijadikan rujukan bagi pengelola usaha untuk mengoptimalkan efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan terutama peternakan ayam petelur.</em></p> Indra Maulana Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 103 116 10.32696/jan.v5i2.4817 ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN USAHATANI JERUK MANIS (Citrus sinensis L) di DESA PANRIBUAN KECAMATAN DOLOK SILAU KABUPATEN SIMALUNGUN https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/4990 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani jeruk manis, saluran pemasaran, margin, efisiensi pemasaran dan farmer's share jeruk manis di Desa Panribuan Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel petani jeruk manis yaitu metode purposive sampling (secara sengaja) dengan populasi 800 petani, sehingga peneliti mengecilkan populasi mengggunakan rumus slovin dan persentase kelonggaran yang digunakan 10% dan hasilnya menjadi 89 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usahatani jeruk manis di Desa Panribuan Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun yaitu sebesar Rp.4.696.000.000/ha/tahun, sedangkan rata-rata total biaya pada usahatani jeruk manis yaitu sebesar Rp.1.387.792.727/ha/tahun. Untuk rata-rata pendapatan petani jeruk manis di Desa Panribuan yaitu sebesar Rp. 37.170.868/ha/tahun. Nilai R/C ratio sebesar 3,38%, yang artinya nilai R/C ratio lebih besar dari satu (R/C ratio &gt; 1). Nilai B/C ratio sebesar 2,38%, yang artinya nilai B/C ratio lebih besar dari satu (B/C ratio &gt; 1). Biaya pemasaran pada saluran pemasaran I yaitu Rp.3.900/kg, pada saluran pemasaran II yaitu Rp.3.100/kg dan pada saluran pemasaran III Rp.2.100/kg. Keuntungan pemasaran pada saluran I sebesar Rp. 3.100/kg, pada saluran II sebesar Rp. 1.400/kg dan pada saluran III sebesar Rp. 1.100/kg. Efisiensi pemasaran menunjukkan bahwa saluran III (Ep = 20,95%) lebih efisien dibandingkan saluran I (Ep = 22,94%) dan dibandingkan saluran II (Ep = 31,25%). Farmer’s share pada saluran pemasaran I yaitu 47,05%, saluran pemasaran II yaitu 50,00% dan saluran pemasaran III yaitu 47,90%. Sehingga usahatani jeruk manis ini layak untuk terus dilanjutkan.</p> <p>&nbsp;</p> Lathifah Humairoh Bambang hermanto Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 117 122 10.32696/jan.v5i2.4990 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS) https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/4949 <p>Jagung merupakan salah satu komoditas yang banyak dibudidayakan di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara dan beberapa daerah lainya. Desain penelitian berfungsi untuk membantu pelaksanaan penelitian aar dapat berjalan dengan baik. Metode analisis data yang digunakan penulis dalam menganalisis masalah yang ada dengan metode analisis data kuantitatif. Oleh karna itu yang menjadi populasi dalam penelitian adalah para petani jagung 43 di Desa Kelambir V Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Pada penelitian ini menggunakan dengan metode random sampling yaitu pengambilan sampel petani&nbsp; secara acak.. Adapun sebagai sampel petani dalam penelitian ini yaitu 30 orang petani jagung di Desa Kelambir V Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara yaitu Observasi, Wawancara dan Angket (Questioner). Teknik analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis hasil observasi, wawancara dan hasil lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kasus yang diteliti dan menyajikannya dalam temuan bagi orang lain. Variabel faktor benih (X1) dengan nilai t-hitung sbesar 1,328 dan nilai t-tabel 1,708 menunjukan bahwa nilai t-hitung &lt; t-tabel (1,328 &lt; 1,708 ) maka artinya hasil yang diperoleh dapat disimpulkan tidak terdapat pengaruh dari variabel (X1) terhadap variabel (Y). dapat disimpulkan Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman jagung (<em>Zea Mays</em>) yaitu Benih (X1), Luas Lahan (X2), Pupuk (X3), Tenaga Kerja (X4) setelah ilakukan uji secara persial dan simultan terdapat berpengaruh terhadap produksi jagung (Y), dengan nilai koefisien determinan (R2), menunjukan nilai 0,969 % artinya variabel independen memberikan pengaruh sebesar 96,9 % terhadap variabel dependen.</p> Muhammad Riyansyah Dian Habibie Nomi Noviani Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 123 130 10.32696/jan.v5i2.4949 ANALISIS BIAYA PRODUKSI PENGOLAHAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA JAMUR (Studi Kasus: Pusat Penelitian Pertanian dan Perdesaan/Perkotaan Cendawan Eduwisata) https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/5026 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi pengolahan terhadap peningkatan pendapatan usaha jamur tiram di Kota Medan. Penelitian dilakukan pada unit usaha Pusat Penelitian Pertanian dan Perdesaan/Perkotaan Cendawan Eduwisata yang merupakan produsen baglog dan budidaya jamur tiram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data primer dikumpulkan melalui survei dan wawancara terhadap 23 petani jamur tiram, sementara data sekunder diperoleh dari instansi terkait.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi budidaya jamur tiram sebesar Rp4.624.869,57, dengan penerimaan sebesar Rp24.136.956,52 dan pendapatan sebesar Rp19.521.087,00. Nilai R/C ratio sebesar 5,2 mengindikasikan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, biaya tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (p &lt; 0,05), sedangkan biaya bahan baku dan biaya transportasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel biaya tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Fhitung = 122,127 &gt; Ftabel = 3,10). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,951, artinya 95,1% variasi pendapatan dijelaskan oleh variabel biaya produksi.</p> <p>Dengan demikian, peningkatan efisiensi biaya tenaga kerja dapat menjadi strategi utama untuk meningkatkan pendapatan usaha jamur tiram. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku usaha dan pemangku kebijakan dalam pengembangan agribisnis jamur tiram secara berkelanjutan.</p> Muhammad Tahan Bambang Hermanto Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 131 136 10.32696/jan.v5i2.5026 STRATEGI PEMSARAN AYAM POTONG (BOILER) PADA PELAKU USAHA DIPASAR SUKARAMAI, KECAMATAN MEDAN AREA, KOTA MEDAN https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/5027 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran apa yang&nbsp; digunakan para pelaku usaha ayam&nbsp; potong di pasar sukaramai, medan area, kota medan, dan mengidentifikasi faktor – faktor yang digunakan dalam memasarkan ayam potong di pasar sukaramai. Adapun lokasi penelitian ini dilaksanakan di pasar tradisional sukaramai , kecamatan medan area, kota medan. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelaku usaha ayam potong sebanyak 12 orang. Jumlah sampel yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan banyak sampel yang diambih berdasarkan berapa ekor pemotongan ayam perharinya dengan jumlah 12 orang pelaku usaha. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Metote data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Matriks IFAS (Internal Faktor Analysis Summary) dan Matriks EFAS ( Eksternal Faktor Analysis Summary). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai bobot dari variabel internal mendapatkan nilai sebesar : 3,8. Dengan faktor kekuatan (strengths) sebesar 2,1, faktor kelemahan ( weaknesses) sebesar 1,7. Nilai bobot variabel eksternal mendapatkan nilai sebesar 3,65 dengan faktor peluang (opportunities) sebesar 1,75, faktor ancaman ( thereats) sebesar 1,9. Dan posisi usaha ayam potong di pasar sukaramai, kecamatan medan area, kota medan, berada di kuadran II yaitu strategi Diversifikasi, berarti usaha memiliki kekuatan internal yang kuat, namun juga menghadapi berbagai ancaman dari luar. Strategi diversifikasi digunakan untuk memanfaatkan kekuatan internal usaha guna mengatasi atau meminimalkan dampak dari ancaman – ancaman tersebut, serta meraih peluang jangka Panjang.</p> Rahman Halim Sri Wahyuni Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 137 142 10.32696/jan.v5i2.5027 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI DESA AEK SABAON, KECAMATAN MARANCAR, KABUPATEN TAPANULI SELATAN https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/4426 <p>Aek Sabaon Village in Marancar District, South Tapanuli Regency, North Sumatra, has a coffee plantation area of 18 hectares, but its productivity remains low due to high fertilizer prices, pest infestations, and conventional farming techniques. This research aims to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in coffee farming development and formulate strategies to enhance productivity and farmers' welfare. The research employs SWOT analysis to develop coffee farming strategies in Aek Sabaon Village. Internal and external factors are analyzed using the IFAS and EFAS Matrices, which are then used to formulate SO, WO, ST, and WT strategies. The results show an IFAS score of 3.00 and an EFAS score of 3.12, with strengths and opportunities being more dominant than weaknesses and threats. The recommended strategies include optimizing topography, expanding farmland, utilizing infrastructure, digital marketing, international market expansion, and providing training and empowerment programs for farmers to improve productivity and competitiveness.</p> Syaputra Hidayat Pulungan Copyright (c) 2025 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 143 159 10.32696/jan.v5i2.4426 PROSPEK JERUK MANIS (Citrus sinensis L) DI DESA PANRIBUAN JULUAN KECAMATAN DOLOK SILAU KABUPATEN SIMALUNGUN https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JAN/article/view/5025 <p>&nbsp;<em>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan jeruk manis yang berada Di Desa Panribuan Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan menerapkan analisis SWOT pada petani jeruk manis serta analisis skoring pada pedagang pengumpul. Analisis SWOT digunakan&nbsp; untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh para petani dalam usaha pertanian jeruk manis. Temuan dari analisis ini menunjukkan bahwa jeruk manis dari Panribuan memiliki nilai lebih dalam rasa dan kesegarannya; namun, ada batasan dalam teknologi pascapanen dan akses ke pasar yang menghalangi. Di sisi lain, analisis skoring terhadap pedagang pengumpul memberikan informasi mengenai preferensi serta pertimbangan pasar yang digunakan dalam menilai kualitas dan jumlah pembelian jeruk. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa jeruk manis dari Desa Panribuan memiliki potensi yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah, terutama bila didukung oleh peningkatan infrastruktur pertanian dan penguatan kolaborasi antara para petani dan pelaku pasar.</em></p> wardah tulail Farida Yani Copyright (c) 2026 JURNAL AGRO NUSANTARA 2025-09-30 2025-09-30 5 2 160 168 10.32696/jan.v5i2.5025