ANALISIS SISTEM PENJUALAN HASIL PANEN SAYURAN DI DESA SEKIP KECAMATAN LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG

  • Fajar Kurnia
  • Leni Handayani
Keywords: Sistem Penjualan, Hasil Panen, Sayuran

Abstract

Pengembangan usahatani sayuran mempunyai pencapaian tujuan yaitu peningkatan produktivitas tanaman dan peningkatan produktivitas kerja petani serta peningkatan industri rumah tangga. Dimana pengembangan usahatani ini dipengaruhi oleh pemberdayaan masyarakat petani, pengembangan kemitraan petani, permodalan petani, rencana bisnis petani dan sistem informasi manajemen. Sehingga terwujud pengembangan sayuran di Kecamatan Lubuk Pakam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem penjualan hasil panen sayuran yang dilakukan petani. Untuk mengetahui fluktuasi penjualan pada setiap jenis sayuran yang diusahakan. Untuk mengetahui peluang untuk meningkatkan penjualan berbagai jenis sayuran oleh petani di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani tanaman sayuran. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.Metode analisis datadijelaskan secara deskriptif yaitu dengan menjelaskan sistem penjualan hasil panen sayur yaitu pasar tujuan serta sistem pembelian pembayaran oleh pembeli.Menjelaskan fluktuasi penjualan baik penjual maksimum, penjualan minimum, maupun penjualan rata-rata dan waktu penjualan pada setiap jenis sayuran.Menjelaskan peluang karakteristik sayuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etani menjual hasil panen sayuran kepada pedagang pengumpul kemudian pedagang pengumpul menjual sayur tersebut kepada pengecer yang ada di pasar Deli Mas,  Pasar Bakaran Batu,  Pasar Lama dan Baru, Pasar Sentral dan Pasar Sentral. Dari data responden menyatakan bahwa tidak pernah terjadi  perubahan penjualan (jumlah penjualan) hasil panen sayuran. Selalu tetap karena hasil panen sangat tergantung pada luas lahan yang diusahakan petani. Artinya tidak ada sisa/tidak laku. Mayoritas petani menjual hasil penennya pagi dan sore hari dan sayuran yang rutin diminta adalah kangkung dan bayam

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fadli.2013.AnalisisRisikoUsahaDiversifikasiSayuranPadaPetaniGapoktanRukunTanidiKecamatanCiawiKabupatenBogorJawaBarat.(Skripsi).InstitutPerbadianBogor:Bogor
Ridwan., Hastuti, D., dan Prabowo, R. 2014. “Analisis Pendapatan Petani Kangkung Darat (Ipomea Repians Poir) Tradisional”. Jurnal Mediagro. Vol 10 (2): 81- 89
Siahaan, R. 2016. Analisis Risiko UsahataniPadiOrganik dan Non Organik(StudiKasus:DesaLubukBayas,KecamatanPerbaungan,KabupatenSerdangBedagai).(Skripsi).UniversitasSumateraUtara:Medan.
Siddik, A. J., Soetoro., Pardani, C. 2017. “Analisis Biaya Pendapatan Dan R/C Usahatani Kangkung Darat”. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh
Published
2022-09-20