A ANALISIS KANDUNGAN ZAT KAPUR (CaCO3) PADA AIR MINUM SUMUR MENGGUNAKAN METODE TITRASI KOMPLEKSOMETRI DAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) ANALISIS KANDUNGAN ZAT KAPUR (CaCO3) PADA AIR MINUM SUMUR MENGGUNAKAN METODE TITRASI KOMPLEKSOMETRI DAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA)

Main Article Content

Nurhidayah

Abstract

Latar Belakang: Air minum yang aman merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat untuk menunjang kesehatan. Di Negeri Tulehu, sebagian besar masyarakat masih mengonsumsi air minum dari sumur, yang diduga mengandung zat kapur (CaCO3). Kandungan zat kapur berlebih dalam air dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti gangguan saluran kemih dan batu ginjal. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui kandungan zat kapur (CaCO3) pada air minum sumur negeri tulehu. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan metode titrasi kompleksometri dan spektrofotometri serapan atom (SSA). Dimana Sampel diambil dari tiga sumur berbeda di Negeri Tulehu dan diuji di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Alat Kesehatan Provinsi Maluku. Hasil : Hasil dari uji kandungan zat kapur (CaCO3) menunjukan dari 3 sampel yang telah diteliti mengandung zat kapur (CaCO3) dan kadar zat kapur (CaCO3) pada sampel satu 175,5 mg/l, pada sampel dua yaitu 156,6 mg/l, dan sampel ketiga memiliki kadar 54,9 mg/l.  Kesimpulan: Dari 3 sampel yang telah diteliti mengandung zat kapur (CaCO3) dan kadar zat kapur (CaCO3) masih dibawah batas maksimum yang diperoleh yaitu 500 mg/l dan memenuhi standar baku zat kapur (CaCO3) sesuai parameter kimia menurut Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.


Kata kunci: Air Sumur, Zat Kapur (CaCO3), SSA.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles