ANALISIS HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP OUTCOME KLINIS PASIEN HIPERLIPIDEMIA

Main Article Content

Silvi Elandri Ilmi Guci
Sri Wahyuni
Syilvi Rinda Sari
Kiki Rawitri

Abstract

Hiperlipidemia merupakan gangguan metabolisme lipid yang berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular jika tidak ditangani dengan baik. Keberhasilan pengelolaan kondisi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pasien dalam minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hiperlipidemia serta menganalisis hubungan keduanya terhadap outcome klinis. Desain penelitian dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 110 responden di UPT Puskesmas Teladan Kota Medan. Analisis statistik yang digunakan yaitu uji spearman rho untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat dengan outcome klinis pasien hiperlipidemia.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat dari pasien hiperlipidemia sebanyak 10 pasien (9,1%) memiliki tingkat kepatuhan minum obat dengan kategori tinggi. Kepatuhan minum obat sebagian besar berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 74 pasien (67,3%), sedangkan 26 pasien (23,6%) lainnya termasuk dalam kategori rendah. Setelah dilakukan uji analisis menggunakan uji spearman rho didapatkan hubungan kepatuhan minum obat dengan kolesterol total tidak signifikan (p=0,777);hubungan kepatuhan minum obat dengan HDL juga tidak signifikan (p=0,883);hubungan kepatuhan minum obat dengan trigliserida tidak signifikan (p=0,278);hubungan kepatuhan minum obat dengan LDL tidak signifikan (p=0,597). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan outcome klinis.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles