PENGEMBANGAN JAMU INSTAN KUNYIT ASAM BERBASIS EDUKASI PARTISIPATIF DI DESA SUMBER MAKMUR
Main Article Content
Abstract
Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mengenai pengembangan jamu instan kunyit asam dengan pendekatan edukasi partisipatif di Desa Sumber Makmur. Berawal dari fakta masyarakat yang masih menggunakan jamu tradisional yang memerlukan proses perebusan yang lama, kurang bersih, dan tidak awet. Situasi ini menunjukkan perlunya inovasi dalam produk jamu yang lebih sesuai dengan kebutuhan zaman, seperti jamu instan kunyit asam, yaitu suplemen herbal dalam bentuk bubuk yang mudah diseduh, bersih, tahan lama, serta dikemas secara modern dan menarik. Kunyit (Curcuma longa L.) dipilih karena mengandung kurkumin yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. Di sisi lain, asam jawa (Tamarindus indica L.) memiliki asam organik yang efektif untuk memperlancar pencernaan, menyegarkan tubuh, dan membantu menjaga kesehatan secara alami. Program ini menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) yang menekankan peran aktif masyarakat dalam setiap langkah, mulai dari penentuan masalah, perencanaan, pelatihan, hingga evaluasi. Edukasi partisipatif dilakukan melalui sosialisasi, diskusi kelompok, dan workshop pembuatan jamu instan kunyit asam.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.