PENINGKATAN KESADARAN SANITASI, LITERASI DIGITAL ANAK, DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN DESA MELALUI KKN TEMATIK DI DESA BALONGBENDO
Main Article Content
Abstract
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini bertujuan untuk menangani tiga masalah utama yang ada di Desa Balongbendo: kurangnya kesadaran akan sanitasi, kurangnya literasi digital bagi anak-anak, dan kurangnya perhatian terhadap pengelolaan sampah lingkungan. Salah satu masalah sanitasi adalah kualitas air yang buruk dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara menjaga sumber air. Sebaliknya, meluasnya akses ke perangkat tanpa literasi digital yang cukup meningkatkan risiko terpapar konten yang tidak sesuai usia dan mengganggu fokus belajar anak. Sementara itu, kebiasaan membuang sampah secara bercampur dan kurangnya fasilitas pemilahan menunjukkan kurangnya kepedulian lingkungan. Untuk menggambarkan pelaksanaan program KKN secara sistematis, penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan observasi; triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif yang nyata. Tampak adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya air bersih dan sanitasi, terlihat dari perubahan perilaku mereka, seperti mengecek kualitas air dan membersihkan bak mandi secara rutin. Program edukasi mengenai gadget berhasil membantu anak-anak mengurangi waktu bermain gawai, meningkatkan interaksi sosial, serta beralih ke aktivitas fisik dan kreatif. Selain itu, edukasi tentang pemilahan sampah berhasil mengubah kebiasaan lama masyarakat menjadi kebiasaan baru dalam memilah sampah organik dan anorganik. Keberhasilan program didukung oleh pendekatan yang persuasif dan demonstratif, serta kerja sama yang kuat antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan KKN berhasil menciptakan perubahan sosial yang nyata melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, namun keberlanjutan program dalam jangka panjang memerlukan peran aktif perangkat desa.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.