PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN LAUT DESA TANJUNG BUNGA, KECAMATAN WAWOLESEA, KONAWE UTARA

Main Article Content

Sjamsu Alam Lawelle
Azwar Sidiq
Chairun Annisa Aryanti
Yustika Intan Permatahati
Wa Ode Intiyani Mangurana

Abstract

Indonesia is one of the countries with extensive mangrove forests, covering around 22.8% of the world's total mangrove area. Mangrove ecosystems are a natural resource that plays an important role in human survival, and their existence is crucial in maintaining ecological balance in coastal areas. In addition, mangroves also play a significant role in the economy. This activity has a specific goal of preserving the mangrove ecosystem and maintaining the marine environment, particularly in the coastal area of Tanjung Bunga Village, North Konawe. This activity is carried out in four stages, namely: observation, program planning, mangrove socialization, and mangrove planting. The mangrove planting was carried out with the direct assistance of the National Collaboration Community Service Team, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Halu Oleo University. This activity can provide enormous benefits for the coastal environment, especially in helping to restore the condition of mangroves on the coast of Tanjung Bunga Village, North Konawe. Mangrove restoration in the coastal area of Tanjung Bunga Village demonstrates that a collaborative and participatory approach can yield significant positive impacts in efforts to preserve a sustainable marine environment. It has been proven that by involving local communities in the mangrove restoration process, we not only protect the coastal ecosystem but also improve community welfare through the economic benefits that can be derived from the existence of that ecosystem.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sjamsu Alam Lawelle, Azwar Sidiq, Chairun Annisa Aryanti, Yustika Intan Permatahati, & Wa Ode Intiyani Mangurana. (2025). PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN LAUT DESA TANJUNG BUNGA, KECAMATAN WAWOLESEA, KONAWE UTARA . Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 295-300. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v9i2.6147
Section
Articles
Author Biography

Chairun Annisa Aryanti

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki hutan mangrove yang cukup luas, sekitar 22,8% dari total luas mangrove dunia. Ekosistem mangrove merupakan salah satu sumber daya alam yang berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia, keberadaannya krusial dalam menjaga keseimbangan ekologis di kawasan pesisir. Salain itu, dari segi ekonomis, mangrove memiliki peran yang signifikan. Kegiatan ini memiliki tujuan secara spesifik untuk melestarikan ekosistem mangrove dan pemeliharaan lingkungan laut khususnya di pesisir Desa Tanjung Bunga, Konawe Utara. Kegiatan ini dilakukan melalui 4 (empat) tahapan, yaitu: observasi, perencanaan program, sosialisasi mangrove, dan penanaman mangrove. Penanaman mangrove telah dilakukan dengan didampingi langsung oleh Tim Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Nasional, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi lingkungan pesisir, terutama membantu memulihkan kembali kondisi mangrove di pesisir pantai Desa Tanjung Bunga, Konawe Utara. Restorasi mangrove di kawasan pesisir Desa Tanjung Bunga menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dan partisipatif dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam upaya pelestarian lingkungan laut yang berkelanjutan. Terbukti bahwa dengan melibatkan masyarakat lokal dalam proses restorasi mangrove, kita tidak hanya melindungi ekosistem pesisir, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui manfaat ekonomi yang dapat diperoleh dari keberadaan ekosistem tersebut.