OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM BINAAN BANK BTPN SYARIAH MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN DENGAN PLATFORM BESTEE DI MMS CIPARI DAN KAWUNGANTEN
Main Article Content
Abstract
Kemajuan teknologi yang semakin pesat mengakibatkan para pelaku UMKM Nasabah Bank BTPN Syariah harus lebih kuat menghadapi banyaknya tantangan. Minimnya pengetahuan serta akses pasar yang kurang luas merupakan kendala yang kerap dihadapi UMKM, sehingga Bank BTPN Syariah mengadakan program pendampingan melalui platform bestee yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pelaku UMKM guna mengembangkan usaha para nasabah. Penulis dalam program ini selaku pendamping atas kerjasama yang dilaksanakan oleh Bank BTPN dengan Fakultas Ekonomi UNUGHA Cilacap melalui skema magang mandiri program MBKM.
Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu analisis SWOT dalam menentukan prioritas kegiatan pelatihan dan pendampingan yang akan dilaksankan dan pendekatan kuantitatif untuk mengukur tingkat keberhasilan pendampingan pada kegiatan before after. Guna memperlancar kegiatan pendampingan ini maka Bank BTPN mengembangkan Platform Besteeku aps yang memiliki fitur digital learning dan bisa diakses oleh pelaku UMKM untuk mendapatkan pendampingan berupa pelatihan kewirausahaan. Program pendampingan ini dilaskanakan pada MMS ( Mobile Marketing Syariah ) Cipari dan Kawunganten. Program ini dilaksanakan selama empat sesi pada periode bulan oktober sampai Januari. Fasilitator pendamping sangat berperan penting dalam program ini, Pada program ini fasilitator pendamping berhasil mendampingi lima belas nasabah. Lima belas nasabah tersebut sudah menggunakan pemasaran lewat digital marketing. Dengan adanya program ini Fasilitator pendamping membantu para UMKM untuk meningkatkan kualitas pengetahuan serta membantu mengembangkan usahanya.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.