PENINGKATAN BRANDING PENJUALAN ARANG BRIKET OLEH KELOMPOK MASYARAKAT KAMPUNG OASE ONDOMOHEN

Main Article Content

Khodijah Amiroh
Rizqa Amelia Zunaidi
Aulia Rahma Annisa
Raynor Cavan Suharto

Abstract

Masyarakat desa yang menempati wilayah perkotaan berkumpul dalam satu daerah menjadikan suatu daerah tersebut perlu dilakukan pembangunan. Berkaitan dengan salah satu tujuan utama pembangunan berkelanjutan adalah melakukan sebuah pemberdayaan masyarakat kampung. Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk menjadikan beberapa wilayah binaan. Salah satu wilayah tersebut adalah Kampung Oase Ondomohen di Kota Surabaya. Kampoeng Oase merupakan salah satu destinasi wisata kampung edukasi yang berada di Jalan Ondomohen Magersari V, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Diberi nama kampung edukasi dikarenakan kampung ini telah berhasil mengolah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi. Namun dibalik keberhasilan dalam mengolah sampah tersebut ternyata terdapat kendala yang dialami oleh Kampung Oase khususnya dalam memproduksi arang briket. Permasalahan yang muncul antara lain, manajemen pemasaran serta branding dari arang briket juga belum dilakukan secara maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pelaksana bekerja sama dengan mitra merumuskan strategi berupa beberapa alternatif solusi berdasarkan permasalahan yang dihadapi yaitu berupa peningkatan pemasaran atau branding hasil produksi arang briket. Pemasaran yang dilakukan oleh Kampung Oase selama ini masih tergolong kurang maksimal dikarenakan hanya dilakukan pada saat adanya kunjungan dari wisatawan ke kampung tersebut. Alternatif solusi yang ditawarkan berupa pembuatan media sosial Kampung Oase yang berisi hasil produksi dengan harapan Kampung Oase lebih dikenal oleh masyarakat luas. Kemasan dan logo arang briket juga dinilai masih kurang dipersiapkan dengan baik, dibutuhkan strategi branding untuk mengubah kemasan dan logo arang briket agar lebih menarik nilai jual dan daya beli masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles